Sunday, May 9, 2010

Guardiola: Barca Belum Juara, Tetapi Gelar Sudah Di Tangan


Pelatih Barcelona Pep Guardiola tentu bahagia dengan kemenangan 3-2 atas Sevilla dinihari tadi namun tetap dalam kondisi siaga setelah pertandingan.

Blaugrana akan menjamu tim papan bawah Real Valladolid di laga terakhir pekan depan dan sebuah kemenangan akan memastikan gelar juara tetap berada di Catalan.

"Keberuntungan terbesar adalah kemampuan tidak tergantung pada orang lain, tetapi kami harus meraih kemenangan pekan depan karena di saat yang sama Valladolid harus mengamankan posisi mereka dari ancaman degradasi. Saya tahu betul karakter Javier Clemente, saya rasa pertarungan nanti akan berlangsung ketat," kata Guardiolla.

"Pemain harus menyadari jika mereka belum meraih gelar juara. Kami telah melewati rintangan besar, tetapi perjuangan belum usai."

Mengomentari permainan melawan Sevilla, Guardiola menyesalkan terjadinya dua gol dalam waktu lima menit hingga memberikan kesempatan bagi Sevilla untuk bangkit.

"Itulah sepakbola, saya tidak akan menganalisa jalannya pertandingan karena lima menit tersebut karena kami saat itu kami tampil layaknya pada sebuah pertandingan percobaan dan Sevilla hanya menciptakan beberapa peluang."

"Bojan bisa saja mengubah skor menjadi 4-0 atau 5-0, tetapi dalam tempo lima menit pertarungan berubah menjadi sulit, untung saja kami mampu menguasai keadaan. Kami tahu hasil imbang dapat mengacaukan mimpi meraih gelar juara.

Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...

Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com

Thursday, May 6, 2010

Capello Tolak Tempati Kamar Mewah


Menurut Daily Mail, Fabio Capello menolak jatah menempati presidential suite di tempat penginapan Inggris selama Piala Dunia di Afrika Selatan, The Royal Marang Hotel yang terletak di Bafokeng Sports Campus, dekat Rustenburg.

Alasan Capello adalah solidaritas kepada para pemainnya dan memilih menempati kamar yang sekelas dengan semua anggota skuad The Three Lions.

The Royal Marang Hotel dibuka untuk publik kali pertama Rabu (5/5) kemarin dan merupakan hotel berbintang lima. Hotel dilengkapi dengan furnitur bermotif zebra, dua kolam renang dalam ruangan dan luar ruangan, jacuzzi, dan sauna.

Kamar hotel memiliki dua ranjang berukuran besar -- cukup besar untuk menampung pemain jangkung seperti Peter Crouch -- serta mini bar yang sudah diminta Capello untuk tidak diisi dengan minuman beralkohol selama tim Inggris menginap.

Untuk perlengakapan teknis, hotel memiliki tujuh lapangan standar FIFA dan sebuah gym. Selain itu, hotel juga menyediakan fasilitas medis dan perawatan pemain.

Hotel mewah tim Inggris ini merupakan penginapan termewah di antara tim-tim peserta Piala Dunia lainnya.

Segala kemewahan tersebut pantas untuk tim mengingat para pemain harus kembali segar setelah menempuh musim yang panjang.

"Tim Jerman begitu baik pada awal musim dan saat musim semi mereka baru betul-betul bermain, karena saat musim dingin mereka libur sebulan," terang dokter tim Ian Beasley.

"Para pemain datang dengan sedikit kelelahan, tapi saya rasa dengan waktu sebulan, dibantu dokter dan latihan, kami akan kembali fit dan fokus untuk Piala Dunia."

Capello sendiri berjanji takkan mengulangi kekalahan yang kerap diderita Inggris di babak adu penalti.

"Saya ingat Roberto Baggio, pemain paling penting buat Italia, bahkan dunia, pada 1994, tapi gagal mengeksekusi penalti di final Piala Dunia melawan Brasil," ujarnya.

"Dia bilang tak pernah menembak penalti ke atas mistar, tapi dia melakukannya karena mendapat tekanan."

"Anda bisa berlatih penalti, tapi begitu berhadapan dengan kiper, kipernya terlihat begitu besar... sangat besar! Padahal saat latihan, kipernya biasa saja!"

"Kami berlatih setiap kali berkumpul, tapi memang lebih mudah mencetak gol saat latihan karena tekanannya tidak sama seperti saat bertanding."

Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...

Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com

Wednesday, May 5, 2010

Tevez Enggan Tinggalkan City


Carlos Tevez memperlihatkan keinginan bertahan bersama Manchester City dan menjadi bagian transformasi klub menuju jajaran elit Liga Primer Inggris.

Malam nanti City akan melakoni partai krusial melawan Tottenham Hotspurs. Jika Spurs menang, mereka otomatis lolos ke Liga Champions musim depan, sebaliknya jika City berjaya, mereka menjadi kandidat terkuat beraksi di kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Hingga detik ini, Tevez sangat menikmati perannya di Eastlands dan telah menyumbang 29 gol semenjak hijrah dari Manchester United.

Hubungan Tevez dengan pelatih Roberto Mancini belakangan ini memburuk, tetapi hal tersebut tidak mencegah bintang asal Argentina itu untuk memuji sang pelatih yang telah membantunya bersinar dan dia berharap mantan arsitek Inter itu bertahan di Eastlands musim depan.

"Tentu saja saya ingin melihat Mancini melanjutkan pekerjaannya di sini," kata Tevez dilansir The Sun.

"Saya ingin semua orang bertahan dan melanjutkan proyek ambisius yang telah dimulai bersama."

"Manajer tak pernah lelah mengobarkan semangat agar pemain memberikan yang terbaik. Dia membantu saya memulihkan percaya diri."

"Berkat pelatih dan rekan satu tim saya telah bermain baik musim ini. Mereka berada di balik keberhasilan saya menghasilkan aksi level tinggi."

Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...

Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com

Sunday, May 2, 2010

Cannavaro: Saya Belum Habis


Menurunnya performa Fabio Cannavaro membuatnya kerap mendapat kritik. Bek veteran Italia dan Juventus itu diklaim sudah habis, yang kemudian disangkalnya.

"Tidak, saya belum habis. Malah saya semakin berpengalaman dan matang," tandas pemain yang akan berusia 37 pada bulan September.

Namun diakui Cannavaro jika dia sudah mendekati akhir karirnya, terutama bila Italia berhasil mempertahankan tropi juara Piala Dunia.

"Saya masih akan bermain, meski tidak lagi di Turin. Tapi jika saya bisa menang di Afrika Selatan, saya akan mundur dari sepakbola untuk sementara waktu," ujar Cannavaro.

Dia juga yakin Italia memiliki potensi untuk mempertahankan gelar juara di bulan Juni.

"Saya sangat optimistis, karena Italia menggabungkan pengalaman dan pemain muda dengan baik. Kami bisa pergi ke Afrika Selatan dan mempertahankan titel kami dengan cara terbaik," jelasnya.

Sekian artikel terkini Blog Berita Bola, bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...

Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com

Saturday, May 1, 2010

Nasri Ingin Seperti Pires


Robert Pires mencatatkan hampir 300 penampilan bersama Arsenal dan mencetak 84 gol. Nama Pires tak bisa dipisahkan dari kejayaan Arsenal pada awal 2000-an ketika mereka merebut dua gelar Liga Primer Inggris dan dua gelar Piala FA. Bagi Samir Nasri, tak ada lagi teladan sebaik Pires baginya.

"Sungguh membuat saya tersanjung ketika dibandingkan dengan Robert. Dia tampil baik untuk Arsenal dan mencetak banyak gol," ujarnya dalam majalah resmi Arsenal edisi Mei.

"Saya kerap menyaksikannya di televisi ketika dia bermain untuk Arsenal dan dia pemain hebat."

"Seperti Robert, saya ingin mencetak banyak gol dan mudah-mudahan bisa mewujudkannya musim depan."

Tekad tersebut dapat terwujud karena Arsene Wenger mulai menempatkan Nasri di posisi sayap. Wenger ingin memanfaatkan kemampuan Nasri untuk menghubungkan lini tengah dengan depan. Peran tersebut dapat dijalankan Nasri dengan baik, termasuk ketika mencetak gol indah ke gawang FC Porto pada Liga Champions, Maret lalu.

"Nasri pemain pekerja keras, penggiring bola yang baik, dan pemain yang sangat menarik karena memiliki kombinasi kemampuan yang luar biasa," puji Wenger.

"Pires bisa menjadi acuan bagus buatnya karena dia bisa mencetak banyak gol seperti halnya Pires. Jika bisa melakukannya, Nasri pemain hebat."

"Saya menganggap Nasri sebagai pemain sayap karena dia memiliki kemampuan trik, kecepatan, dan jangan lupa ada Cesc Fabregas di posisi sentral."

Nasri menganggap posisi seperti Fabregas adalah idamannya.

"Saya selalu bermain di posisi itu. Saya tahu bagaimana bermain di sana, di belakang satu, dua, atau tiga penyerang dan di posisi itu saya mendapat banyak kebebasan," sambungnya.

"Saya bisa bermain di mana saja untuk memimpin tim."

Namun, Nasri tak menolak perannya saat ini.

"Saya kerap dimainkan di posisi sayap musim ini. Meski bukan posisi terbaik saya, saya tak keberatan," tukasnya.

"Saya banyak belajar, secara teknik dan taktik. Ini membuat saya berkembang jadi pemain yang lebih baik."

"Manajer selalu bilang begitu saya dikembalikan ke tengah, segalanya akan mudah. Dan, benar saja."

"Saya jadi tahu bagaimana pemain sayap bermain sehingga saya bisa mencari posisi terbaik untuk memberi mereka umpan yang tepat."

"Sungguh modal yang bagus untuk permainan saya dengan memainkan banyak peran serta posisi."

Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...

Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com

Scoring system for Champions League Final

Bayern plays Inter on Saturday May 22nd.

From the final, each player can earn a possible maximum of 12 points.

Who will win the final, Bayern or Inter? (6 pts)

Will both teams score a goal? (2 pts)

For the total number of goals that will be scored by both teams in the 90 minutes, plus overtime (if necessary) - will it be 2 or less goals, or will it be 3 or more goals? (2 pts)

Will it go to penalties to be decided, yes or no? (2 pts)

Champions League Bracket Scoring

The Kober family now dominates the table. Only Scotty correctly picked both Bayern and Inter to earn 8 points. About half the kids had picked Lyon as well as Barca, and earned no new points in the semifinal round. However, nobody is yet out of it, because the scoring for the final of Inter vs Bayern will include points both for picking the winner and for predicting the final score, with 12 points possible. I will send the scoring system soon.

Shae 16 pts
Scotty (Shae's mom) 15 pts

David 13 pts
Josh 13 pts
Kian 13 pts
Caitlin (David's mom) 13 pts

Isaac 12 pts
Henry 12 pts
Kiran 12 pts
Kai S 12 pts

Sam 11 pts

Luke 10 pts
Peyton 10 pts

Eli 9 pts
Sho 9 pts
Coach Po 9 pts

Miles 7 pts
Taig 7 pts
Mikey 7 pts
Mark (Taig's dad) 7 pts